Abaikan 4 godaan ini agar tetap fokus

Abaikan 4 godaan ini agar tetap fokus saat bekerja dan sukses di tangan anda

Wuss! Judulnya ndakik-ndakik dan panjang ya, tapi tenang saya nggak akan bikin sampeyan pusing dan bosan dengan tips yang biasa-biasa aja. Lha wong saya sendiri juga bosen kok sama tips begitu-begitu.

Jadi, kali ini saya ingin berbagi tips bagaimana caranya bisa fokus saat bekerja. Ini penting banget lho! Kalau sampeyan nggak fokus bekerja , wah gaswat! Pekerjaan bisa nggak selesai dan kena semprit bos. Efek paling parahnya bisa menunda kesuksesan. Aduh mak! Emoh to?

5 Hal nggak asyik yang jangan sampai sampeyan posting di sosial media

Kiprah sosial media sudah nggak diragukan lagi, eksis! Siapa pun pasti punyak satu atau beberapa akun sosial media. Jarang banget nemu orang yang cuma eksis di satu platform sosial media aja, pasti ada pula benih yang ditabur di sana sini *lho*.

Postingannya pun beragam, ada yang suka bikin foto-foto OOTD, check in sana-sini, kutipan-kutipan inspiratif, ulasan singkat dan masih banyak lagi. Adapun yang nggak sungkan menceritakan problema kehidupannya di sosial media.

3 Hal ini bikin gonjang-ganjing hubungan pertemanan

Nobody is perfect. Tulisan kali ini mengandung sedikit curhat, jadi sebelum sampeyan muntah-muntah membaca curhatan saya, lebih baik segera buka tulisan lainnya aja. Baca cerita saya pas dolen ke Dancok Café juga boleh.
Oke saya mulai. Dulu saya punya temen dekat. Pertemanan kami erat banget. Ke mana-mana selalu bersama, sampai-sampai para dosen mengira kami pacaran. Ah! Kami cocok hampir dalam semuanya, fashion, suka nongkrong, hobi rumpik, banyak cocoknya wes.

Namun, semenjak saya punya sesayangan hubungan pertemanan kami agak renggang. Apalagi setelah ada konflik yang membuatnya mundur teratur dari dunia saya. Kalau dirunut-runut, kami berdua punya andil atas keretakan hubungan per-sohiban ini. Nah, lewat tulisan ini saya pengin share kira-kira apa sih yang menjadi penyebab gonjang-ganjing hubungan pertemanan kami.

7 Penulis hebat yang membuat saya terinspirasi

Menulis adalah kegiatan yang gampang-gampang susah, ya to? Siapapun bisa menulis, wong sekarang nulis itu gampang. Tinggal mencet keyboard aja. Tambahan yang dibutuhkan adalah motivasi dan konsistensi. Kalau nggak konsisten, yawes deh. Nggak maju-maju. Metuwek kan? *hehe*.

Seperti yang sudah saya sebutkan tadi, menulis butuh motivasi. Nah, motivasi ini bisa didapat dari luar atau dalam, tapi motivasi yang paling baik adalah dari dalam diri sendiri. Menurut saya itu akan lebih melekat lama dalam sanubari *tsah*. Namun, nggak ada salahnya juga sih kalau kita mencari motivasi dari luar. Dari penulis-penulis favorit kita misalnya. Kali ini saya ingin berbagi mengenai penulis favorit saya memacu semangat menulis, kali-kali aja sampeyan juga ikut terinspirasi.

Ketika berbeda jadi masalah keluarga

Menjadi berbeda itu bukan hal yang salah. Malah menurut saya, orang yang berani memilih persimpangan lain itu berbeda. Yaiyalah, maksudnya patut di-Like. Mereka nggak asal ikut aja, tapi punya free will sendiri.

Yang menjadi masalah adalah, ketika perbedaan tersebut dianggap hal yang buruk. Sebut saja salah satunya keluar dari kepercayaan. Ah, membahas hal ini harus sering-sering mengambil napas panjang dulu. Sampeyan tahu, belum-belum saja napas saya sudah sesak.