Archive for: May 2012
Anak-anak yang tak Kelihatan
Training hari ini kami menonton film yang sangat menyentuh tentang anak-anak yang dipaksa menjadi serdadu oleh pemberontak di Uganda Utara. Diceritakan, pada tahun 2003 ada tiga pemuda Amerika yang nekat pergi ke Uganda. Pada awalnya, film ini terkesan hanya untuk guyonan ala anak muda. Tapi lama-kelamaan, film ini menguras air mata penonton. Mereka merekam anak-anak Uganda yang masih ingusan bertahan hidup hanya dengan baju yang melekat di baju mereka. Mereka kabur dari rumah mereka supaya tidak dipaksa menjadi serdadu oleh tentara pemberontak.
Para pemberontak menculik ribuan anak-anak untuk dijadikan tentara. Mereka mencuci otak anak-anak dan mengubah mereka menjadi mesin pembunuh yang brutal, dingin, kejam dan efektif. Jika ada anak yang berusaha protes atau melarikan diri, maka anak itu akan dieksekusi di depan anak-anak yang lain.
Karena itulah, anak-anak ini hidup menggelandang hanya karena menghindari dari penculikan. Ketika malam menjelang, mereka tidur di emper toko dan lorong-lorong bangsal rumah sakit.
Film ini diberi judul “Invisible Children”, sebab sekalipun fakta menunjukkan ada ribuan anak dipaksa jadi serdadu, tetapi pemerintah dan pemberontak selalu menyangkal. Mereka juga “tidak terlihat” oleh mata internasional, karena negara-negara di dunia tidak memberi perhatian serius. Jumlah anak-anak yang menjadi korban pertikaian bersenjata ini juga tidak dapat dipastikan.
Buat teman-teman yang ingin menonton, silakan klik tautan ini.


























